Latar Belakang : Hipertensi merupakan kondisi medis ketika individu seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal atau kronis (dalam waktu yang lama). Perubahan gaya hidup dan pola konsumsi makanan masyarakat menjadi salah satu faktor peningkatan kejadian hipertensi. Penatalaksanaan secara komplementer hipertensi dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan aromaterapi lavender. Aromaterapi lavender merupakan terapi alternative untuk relaksasi sistem pernafasan dan menimbulkan rasa nyaman memperlancar peredaran darah dan mengencerkan darah sehingga darah tidak pekat. Tujuan : Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Nagaswidak Palembang Metode : Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan disain penelitian pre and post-test pre eksperimental design. Populasi adalah penderita hipertensi di Puskemas Nagaswidak berjumlah 561 Responden dan Sampel penelitian berjumlah 39 responden, teknik sampling menggunakan purposive sampling, penelitian dilaksanakan dari bulan Februari-April 2022. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pengukuran tekanan darah penderita hipertensi sebelum dan setelah aromaterapi lavender. Analisis data dilakukan melalui 2 tahap yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji wilcoxon Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata – rata tekanan darah sistole setelah pemberian aromaterapi lavender adalah sebesar 150,51 mmHg dan tekanan darah diastole sebesar 91,03 mmHg. Hal ini menunjukan terjadi penurunan tekanan darah setelah diberikan intervensi dengan ρ = 0,001. Kesimpulan: Pemberian aromaterapi lavender mempunyai pengaruh terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di Puskesmas Nagaswidak.
Copyrights © 2023