JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL
Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Juni 2017

HIDROGEOKIMIA AIRTANAH PADA KAWASAN KARST BIDUK-BIDUK, KABUPATEN BERAU, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Shalaho Dina Devy (Universitas Mulawarman)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2017

Abstract

Provinsi Kalimantan Timur mempunyai kondisi geologi yang beraneka ragam, salah satunya kawasan karst Biduk-Biduk yang didominasi batugamping. Karst Biduk-Biduk berada di Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. Sejalan dengan perkembangan industri semen di Indonesia yang memerlukan bahan baku utama batugamping, maka diperlukan kajian ilmiah mengenai potensi batugamping pada kawasan karst ini apabila akan dimanfaatakan. Tujuam penelitian ini yaitu, untuk mengetahui geokimia batugamping, fasies airtanah, dan tipe karst daerah Biduk-Biduk. Daerah Biduk-Biduk mempunyai geomorfologi karst yang unik, yaitu dataran karst, perbukitan karst, dan teras pantai. Berdasarkan geologi regional formasi batugamping banyak dijumpai pada Formasi Kuaro, Golok, Lembak, dan Tabular. Mineral utama yang dijumpai pada batugamping daerah penelitian adalah Kalsit (CaCO3), Aragonite (CaCO3), Dolomite (CaMg(CO)3)2, dan Chalsedony (SiO2). Kajian hidrogeokimia dipengaruhi oleh proses lingkungan pada airtanah (kualitas) dan geokimia (mineral) batuan yang mempengerahui kualitas dari air. Metode penelitian menggunakan metode induktif, yaitu menarik kesimpulan dari data kajian geologi, kajian geomorfologi, kajian geokimia, dan kualitas airtanah. Selain itu, dilakukan pula analisis mineral sampel batugamping dengan XRD dan XRF serta analisis kimia unsur utama untuk airtanah. Hasil analisis mineralogi yang menggunakan XRD di Laboratorium Pusat Survei Geologi, Bandung, menghasilkan analisis, bahwa mineral yang mendominasi batugamping adalah mineral kalsit kemudian diikuti oleh mineral kuarsa. Mineral kuarsa dijumpai pada sampel batugamping yang ada di permukaan dan di bawah permukaan. Berdasarkan hasil analisis geokimia (XRF) batugamping Biduk-Biduk dari Laboratorium Pusat Geologi, Bandung, memperlihatkan persentase CaO2 sampel batuan yang berasal dari batugamping permukaan dan bawah permukaan mempunyai rata-rata di atas 49%, kategori kekerasan karbonat lebih dari 50%, dan sifat kimia airtanah didominasi oleh alkali tanah dan basa dengan elemen mayor CaO dan SiO2­.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

TM

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Energy Engineering Mechanical Engineering

Description

The article can be a product of researches, scientific thoughts, or case studies with a scope in the field of earth science, including: mining engineering, geology, geodesy, geophysics, and petroleum. The author may write an article by the template and submit the article online by using the OJS ...