Pasien dengan tuberkulosis paru memiliki tanda dan gejala seperti sesak napas dan produksi sputum berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi Active Cycle of Breathing Tehcnique dan siklus batuk efektif dalam mengatasi masalah ketidakefektifan bersihan jalan napas. Metode yang digunakan adalah studi kasus menggunakan pendekatan proses asuhan keperawatan. Pasien pada studi kasus ini adalah tiga orang dengan tuberculosis paru yang menandatangani persetujuan sebelum pengumpulan data. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pasien mengalamipeningkatan status oksigenasi, penurunan sesak napas dan produksi sputum setelah melakukan Active Cycle of Breathing dan batuk efektif selama 7 hari.Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, Active Cycle Of Breathing, Batuk Efektif
Copyrights © 2022