Dalam bermasyarakat, dibutuhkan adanya pernikahan untuk meneruskan garis keturunan. Daripernikahan itu juga, muncul hak dan kewajiban yang patut dilaksanakan oleh keduanya. Terkadangada hak dan kewajiban yang tidak terpenuhi, dan itu menyebabkan perceraian. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat terhadap perempuan, khususnya feminisme danperceraian. Perempuan berhak mendapatkan status sosial yang sama dengan laki – laki. Penelitian inimenggunakan teori feminisme dan metode peneitian kualitatif. Sumber data primer penelitian iniadalah Novel karya Elizabeth Gilbert berjudul Eat, Pray, Love. Data sekunder didapat dari artikel danblog. Penulis memberikan pandangan kepada dunia bahwa perempuan berhak bangkit dari lukaperceraiannya dan bahagia. Kata Kunci : feminisme, hak hidup, kebebasan, perceraian
Copyrights © 2021