Jumlah kasus baru ibu hamil dengan KEK (Kurang Energi Kronik) di Puskesmas Gunungpati pada tahun 2019mencapai 12,38%. Persentase tersebut tidak sesuai dengan target Puskesmas di tahun 2019, yakni 5,2%. Tujuankegiatan ini untuk mengetahui penyebab permasalahan tingginya persentase jumlah kasus baru ibu hamil dengan KEKdi Puskesmas Gunungpati pada tahun 2019, dilanjutkan dengan intervensi untuk pemecahan permasalahan tersebut.Penelitian dilakukan di Puskesmas Gunungpati pada Februari 2019, dengan melakukan wawancara kepada 6 ibu hamildengan KEK, petugas KIA dan kepala puskesmas. Selanjutnya dilakukan analisis akar penyebab masalah dengan fishbone analysis. Dari penyebab masalah yang muncul, dilakukan upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut denganmenyusun alternatif pemecahan masalah. Kurangnya pemahaman ibu hamil mengenai KEK dan pola makan yangdianjurkan bagi ibu hamil menjadi akar permasalahan dari tingginya jumlah kasus ibu hamil KEK di PuskesmasGunungpati. Kurangnya pemahaman tersebut ditunjang dengan stigma ibu hamil untuk tetap menjaga berat badantubuh tetap ideal. Upaya yang dilakukan dengan edukasi terkait pola makan yang sehat bagi ibu hamil dengan mediaedukasi berupa e-book dengan judul “Milenial Sadar GIzi” yang dapat dengan mudah diunduh oleh ibu hamil danwanita usia subur sejak usia remaja. Kurangnya pemahaman ibu hamil terkait pola makan yang sehat dapatmenimbulkan dampak KEK (Kurang Energi Kronik). Upaya yang dilakukan dengan melakukan edukasi pola makansehat bagi ibu hamil untuk mencegah dampak KEK yang ditimbulkan.Kata Kunci : ibu hamil, kurang energi kronik
Copyrights © 2020