Kasus kanker leher rahim di DIY menempati urutan kedua setelah kanker payudara yang terjadi pada perempuan, 80% kasus kanker ditemukan dalam kondisi stadium lanjut. Perlu adanya edukasi dan skrining yang dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif dalam penanggulangan kasus kanker leher rahim. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan konsolidasi dengan mitra, edukasi, pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA) dan koordinasi dengan puskesmas mengenai hasil. Hasil dari kegiatan terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Dari 50 peserta yang mengikuti edukasi, 30 diantaranya melakukan pemeriksaan IVA dengan hasil seluruhnya tidak ada tanda keganasan. Edukasi tentang skrining kanker leher rahim akan meningkatkan pengetahuan, yang dapat mempengaruhi sikap serta perilaku perempuan untuk melakukan pemeriksaan IVA.
Copyrights © 2023