Insomnia dapat meningkat seiring bertambahnya usia dan adanya masalah reproduksi pada wanita. Masa transisi menopause pada wanita mengalami gangguan Insomnia yang kemudian dianggap sebagai gangguan hiperarousal, di mana beberapa domain psikofisiologis termasuk Autonomic Nervous System (ANS) yang terlalu aktif, berpotensi berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskular (CV). Insomnia yang berkaitan dengan transisi menopause dipengaruhi oleh sistem hormonal terkait yaitu adanya perubahan peningkatan follicle-stimulating hormone (FSH) dan penurunan estradiol yang menunjukkan adanya proses penuaan pada sistem reproduksi. Penatalaksanaan berupa aromaterapi dan akupresure dapat melepaskan neurotransmiter dan hormon yang menjadi penyebab meningkatnya berbagai komplikasi menopause pada wanita. Tujuan pemberian akupresure dan aromaterapi dapat meningkatkan produktivitas dan memperbaiki kualitas tidur. Pelaksanaan kegiatan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2023 di wilayah UPTD Puskesmas I Denpasar Barat. Hasil analisis Uji Wilcoxon skore PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) sebelum sesudah diberikan akupresure dan aromaterapi nilai Asymp.Sig.(2-tailed) < 0,001 , nilai negative ranks menunjukkan adanya penurunan nilai dari pre test ke post test sehingga dapat disimpulkan “ada perubahan nilai PSQI setelah dilakukan terapi akupresure dan aromaterapi”
Copyrights © 2024