GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Vol. 2 No. 2 (2018): NOPEMBER

COUNTER OF CLINIK-BASED DAN COMMUNITY EMPOWERMENT UPAYA PREVENTIF PERILAKU BERESIKO PADA REMAJA MASJID JAMI’KABUPATEN SUKOHARJO

M. Maryatun (sekolah tinggi ilmu kesehatan aisyiyah surakarta)



Article Info

Publish Date
26 Dec 2018

Abstract

Latar Belakang : Upaya promotif dan preventif terhadap masalah kesehatan reproduksi remaja perlu dilanjutkan dan ditingkatkan. Salah satu hambatan yang dihadapi daerah saat ini adalah Inadequate access pelayanan kesehatan reproduksi remaja. Akses informasi ini  penting  bagi remaja dalam mencegahan perilaku beresiko pada  remaja. Meningkatnya hubungan seksual remaja pranikah dan efek negatif yang ditimbulkannya seperti penyakit menular seksual dan kehamilan remaja merupakan masalah yang dihadapi saat ini berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja. Kepedulian terhadap permasalahan remaja menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah maupun masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan generasi  yang lebih baik.  Perilaku beresiko pada remaja adalah kegiatan yang dilakukan oleh remaja yang dapat membahayakan diri sendiri dan beresiko terhadap kualitas hidup remaja tersebut. Perilaku seperti merokok, perilaku seksual pranikah pada remaja dapat dicegah melalui upaya promontif  melalui edukasi yang benar dan nyaman bagi remaja. Masjid sebagai tempat ibadah sangat potensial  memberikan akses yang nyaman pada remaja. Masjid jami merupakan salah satu masjid yang peduli dengan peningkatan  pengetahuan baik secara agama ataupun pengetahuan secara umum.  Kepedulian terhadap remaja telah dilaksanakan di masjid jami dengan adanya bidang pengelolaan remaja dengan memberikan kesempatan informasi agama yang baik  dalam kehidupan remaja. Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah masjid jami memiliki remaja masjid yang peduli dengan kesehatan untuk mencegah perilaku beresiko pada remaja. Metode dalam kegiatan ini adalah Counter of Clinik-Based Dan Community Empowerment Pada Pemberdayaan Pendidik Dan Konselor Sebaya Dalam Program Kesehatan Reproduksi Remaja. Metode ini menggunakan model intervensi. metode Counter of Clinik-Based Dan Community Empowerment mampu meningkatkan pengetahuan  remaja masjid Jami  digunakan dalam memfasilitasi  remaja  dalam mendapatkan informasi yang mana mereka mempunyai masalah masalah baik kesehatan ataupun non kesehatan dan membutuhkan ruang khusus. Model metode Counter of Clinik-Based Dan Community Empowerment dilaksanakan seminggu 2x setiap hari jumat dan minggu dilaksanakan secara langsung ataupun melalui medsos yang dibentuk dengan bekerjasama dengan Indonesia tanpa pacaran dalam medsos Whattsap (WA). Hasil  menunjukan adanya peningkatan pengetahuan  pada remaja masjid  Jami, yang berarti metode Counter of Clinik-Based Dan Community Empowerment mampu meningkatkan pengetahuan  remaja masjid Jami. Kesimpulan   metode Counter of Clinik-Based Dan Community Empowerment  dapat digunakan dalam  mengedukasi peningkatan  pengetahuan  perilaku beresiko pada  remaja.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

gemassika

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

GEMASSIKA: jurnal pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan, inovasi dan penerapan teknologi ilmiah dibidang kesehatan yang didukung oleh para praktisi di bidang kesehatan. GEMASSIKA: jurnal pengabdian kepada masyarakat diterbitkan 2 kali dalam setahun ( ...