Latar Belakang: Meningkatnya jumlah lanjut usia mencerminkan peningkatan rata-rata usia hidup, yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Termasuk di antaranya adalah penurunan fungsi kognitif yang dapat menyebabkan kesulitan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Apabila lansia tidak mampu mandiri, hal ini dapat menyebabkan mereka merasa tidak berdaya, sakit, dan bergantung pada bantuan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia dalam melakukan Activity of Daily Living di wilayah kerja Puskesmas Padang Kandis. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini diperoleh melalui teknik consecutive sampling dan didapatkan sebanyak 51 orang lansia yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Padang Kandis. Instrumen penelitian menggunakan MoCA-Ina untuk mengukur fungsi kognitif dan Indeks Katz untuk mengukur tingkat kemandirian lansia. Analisis data yang digunakan berupa analisis bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan sebanyak 20 lansia (39,2%) mengalami penurunan fungsi kognitif serta 18 lansia (35,3%) mengalami ketergantungan sedang Hasil uji statistik mendapatkan hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia dengan p-value = 0,001 (<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia dalam melakukan Activity of Daily Living (ADL) di wilayah kerja Puskesmas Padang Kandis.
Copyrights © 2024