Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 4, No 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022

EDUKASI PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK DI MI AL MUNIR DESA GADUNGAN KECAMATAN PUNCU KABUPATEN KEDIRI

Zuraidah Zuraidah (Institut Agama Islam Negeri Kediri, Kota Kediri)
Lu’lu’ Nur Rosyidah (Institut Agama Islam Negeri Kediri, Kota Kediri)
Rully Fahrial Zulfi (Institut Agama Islam Negeri Kediri, Kota Kediri)



Article Info

Publish Date
04 Oct 2022

Abstract

Sampah menjadi permasalahan utama yang masih belum terselesaikan di Indonesia, salah satunya adalah di Desa Gadungan. Hal itu karena belum adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Desa tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukannya edukasi tentang sampah dan pengelolaannya. Tujuan dari kegiatan edukasi ini adalah untuk memberi pengetahuan tentang pengelolaan dan pemanfaatan sampah anorganik menjadi barang yang memiliki nilai guna. Metode penelitian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode PAR. Pelaksanaan metode PAR ini dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama dengan pemberian materi sampah dan pengelolaannya, tahap selanjutnya yaitu pelatihan pembuatan kerajinan dari sampah anorganik dan tahap terakhir adalah evaluasi berupa tanya jawab untuk mengetahui pemahaman siswa tentang sampah dan pengelolaannya setelah dilakukannya edukasi. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan siswa mengenai sampah dan pengelolaannya beserta menumbuhkan kreativitas yang ada pada siswa. Abstract Trash is a major problem that remains unresolved in Indonesia, one of which is in Gadungan Village. This is because there is no Final Disposal Site (FDS) in the village. To overcome this, education is needed about trash and its management. The purpose of this educational activity is to provide knowledge about the management and utilization of inorganic trash into goods that have used value. The research method used in this activity is the PAR method. The implementation of the PAR method is divided into three stages. The first stage is by presenting trash materials and its management, the next stage is training in handicrafts from inorganic trash and the last stage is an evaluation in the form of questions and answers to find out students' understanding of trash and its management after learning about education. The result of this activity is an increase in understanding of trash and its management, as well as fostering creativity in students. Kata kunci: Edukasi, Pengelolaan Sampah, Sampah Anorganik.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JAIM

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Social Sciences Other

Description

Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS diterbitkan 2 (dua) kali setahun (April dan Oktober) oleh LPPM STIE AAS. Terbit pertama pada bulan Oktober 2019. BUDIMAS memuat hasil pengabdian kepada masyarakat dalam segala bidang. Editor mengundang para akademisi dan praktisi terkait (Perguruan Tinggi, ...