Kemudahan dalam mengakses informasi mutlak diperlukan untuk memberikan pelayanan informasi. Salah satu contohnya adalah pada Desa Bungkulan. Desa Bungkulan merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Buleleng. Desa Bungkulan merupakan desa yang memiliki 13 Banjar. Penduduk Desa Bungkulan kurang lebih 40% tidak tinggal di desa. Penyampaian informasi mengenai kegiatan desa masih bersifat manual melalui surat atau perantara dari Kelian Banjar, dan dalam pengurusan pembuatan surat pengantar memerlukan waktu yang lama. Maka dibuatkan aplikasi berbasis mobile dengan tujuan untuk membantu memberikan informasi setiap kegiatan adat dan keagamaan yang ada di Desa Bungkulan dan membantu proses pengururusan surat pengantar. Perancangan aplikasi tersebut menggunakan metode waterwall. Metode waterfall adalah tahap pengerjaan sistem yang dilakukan secara berurutan yaitu tahap analisis sistem, desain sistem, implementasi sistem,pengujian sistem dan pemeliharaan sistem. Tahap implementasi dilakukan sesuai perancangan yang telah dibuat dan dilanjutkan dengan pengujian program menggunakan metode Blackbox. Dengan aplikasi ini masyarakat Desa Bungkulan bisa mendapatkan setiap informasi kegiatan desa, melakukan proses pembuatan surat pengantar, dan penyampaian saran menjadi lebih cepat dan efisen. Kata Kunci : Desa Bungkulan, Windows Phone, Metode waterfall, Layanan Informasi.Â
Copyrights © 2015