Keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SDN Banyu Urip III / 364 Surabaya pada pelajaran matematika tentang sifat-sifat ruang bangun masih kurang. Pelajaran matematika tentang karakteristik bangun adalah pelajaran yang menakutkan dan sulit, sehingga siswa merasa kurang percaya diri dan tidak ingin mencoba. Hal ini tercermin dari sikap siswa yang cenderung mengabaikan dan sering tidak menanggapi apa yang dilakukan guru, bahkan siswa cenderung menyembunyikan wajah sehingga tidak ditunjuk oleh guru untuk bekerja di depan kelas tugas atau masalah yang diberikan oleh guru. Sehingga siswa tidak memahami materi yang disampaikan oleh guru yaitu tentang sifat ruang bangun. Jika ini tidak diperbaiki maka siswa akan mengalami kesulitan dalam menghitung luas dan volume di belakang ruang. Situasi ini bukan hanya karena siswa tetapi juga pada strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru. Guru belum menggunakan model pembelajaran inovatif yang mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan merangsang pemikiran kritis siswa tentang membangun sifat-sifat ruang. Numbered head Together secara eksplisit mendefinisikan prosedur untuk memberi siswa lebih banyak waktu untuk berpikir, menjawab, dan saling membantu. Berdasarkan langkah-langkah pembelajaran tipe NHT yang menekankan pada berfikir bersama dalam kelompok maka diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah tentang sifat membangun ruang
Copyrights © 2020