Pendidikan yang bermakna tidak hanya mengedepankan cara berpikir saintis, tetapi perlu dintegrasikan dengan karakter yang mencakup berbagai aspek penunjang keterampilan anak usia sekolah dasar. Pada tulisan ini secara teoritis dan konseptual menjelaskan tentang konsep pembelajaran seni budaya dan prakarya di sekolah dasar yang sasaran perkembangannya adalah anak usia sekolah dasar. Memadukan dari teori perkembangan anak usia sekolah dasar ditemukan bahwa muatan pembelajaran pada mata pelajaran seni budaya dan prakarya dapat menumbuhkembangkan karakter pada anak melalui cakupan materi seni tari, seni musik, seni rupa dan kerajinan tangan. Karakter yang ditemukan diantaranya adalah sikap imajinatif, kreatif, inovatif, terampil, demokrasi, percaya diri, cakap dalam emosional dan sosial, fokus, tenang, ulet, kerja keras, menghargai oran lain, serta mampu berjiwa peka terhadap lingkungan dan siap bersaing pada ranah global. Penanaman karakter sejak dini ini adalah upaya efektif pendidikan dalam upaya sadar merubah pengetahuan dan sikap siswa dari yang tidak sempurna wawasannya menjadi wawasan yang multimultidimensional yang meliputi konsepsi (pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi), apresiasi, dan kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika, logika, kinestetika, dan etika. Dan multikultur yang dapat menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap beragam budaya lokal dan nusantara.Kata Kunci: Karakter Anak, Seni Budaya, Prakarya
Copyrights © 2021