: Kecakapan abad 21 bagi siswa sangat penting dikuasai agar menjadi adaptif terhadap tuntutan perkembangan jaman. Karakteristik mata pelajaran ekonomi selaras dengan salah 4C kecakapan abad 2, terutama kemampuan berpikir kritis. Hal ini sesuai dengan konten pelajaran ekonomi menuntut kemampuan analisis pada kompetensi dasar yang bersifat kontekstual. Oleh karena itu diterapkan model pembelajaran Susan Loucks Horsley, diyakini mampu memingkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga semakin mudah dalam memahai materi ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Ekonomi pada siswa kelas XI IPS 1 MAN 3 Sleman melalui penerapan model pembelajaran Susan Loucks Horsley (SLH) pada Semester 2 tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subyek penelitian siswa kelas XI IPS 1 MAN 3 Sleman yang berjumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes evaluasi hasil belajar Ekonomi, lembar observasi guru, lembar observasi siswa, catatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Data tes hasil belajar Ekonomi dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan data yang berupa hasil observasi dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif..Indikator keberhasilan penelitian ini adalah apabila terjadi peningkatan hasil belajar pada setiap siklusnya dan lebih dari 75% siswa memperoleh nilai ≥ 75 nilai hasil belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Susan Loucks Horsley (SLH): (1) meningkatkan hasil belajar siswa pra-siklus sebesar 46,87% rata-rata nilai 57,72; pada siklus I sebesar 56,25% dengan rata-rata nilai 67,19 dan pada siklus II sebesar 75% dengan rata-rata nilai 79,22. (2) meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dari pra siklus-siklus I-siklus II: sangat kritis meningkat sebesar 6,25 % dan 3,13%; kritis meningkat sebesar 12,5% dan 6,25%. cukup kritis meningkat sebesar 15,62% dan 15,63%. (3) Penerapan model pembelajaran Susan Loucks Horsley dengan 4 sintak: Invite, explore and discover, purpose and explanation, serta taking action sudah optimal walaupun belum maksimal. Diperlukan strategi yang beragam untuk dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Fasilitasi sumber belajar juga perlu terus dikembangkan. Media yang digunakan oleh Guru juga dikembangkan untuk dapat mendorong sikap dan kemampuan berpikir kritis siswa kritis siswa.
Copyrights © 2022