Pembelajaran dikatakan berhasil jika terjadi perubahan perilaku. Pembelajaran pada anak usia dini merupakan landasan pertama bagi perkembangan kepribadian anak. Pentingnya penanaman nilai-nilai agama pada anak sedini mungkin karena pendidikan melibatkan proses yang berantai yang mengubah anak menjadi manusia yang religius. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan kualitatif. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan dua metode yaitu metode wawancara dan metode observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran pengembangan karakter religius dapat diberikan melalui integrasi pembelajaran, pembiasaan sehari-hari, spontan dan keteladanan. Konsep mendidik karakter cantik memerlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan mulai dari keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan nonformal, pendidikan formal hingga tokoh nasional dan tentunya tokoh agama dan masyarakat.
Copyrights © 2024