Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui apakah pengembangan budidaya ulat sutera pemakan daun singkong layak secara ekonomis. Jenis penelitian ini adalah penelitian diskriptif kualitatif yang bertujuan memberikan gambaran tentang implikasi ekonomi pengembangan budidaya ulat sutera [emakan daun singkong yang dilaksanakan di Desa Jeblogan Kecamatan Karangtengah Kabupaten Wonogiri dari bulan maret 2014 sampai dengan bulan juni 2014. Sampel penelitian adalah kelompok petani di Desa Jeblogan Kecamatan Karangtengah Kabupaten Wonogiri yang mendapat pelatihan dan bimbingan teknis budidaya ulat sutera dari UNIBA Surakarta selama bulan Januari 2013 sampai dengan bulan Maret 2013. Data primer diambil dengan wawancara dan observasi langsung. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait dengan penelitian yang diperoleh melalui teknik dokumentasi. Dengan menggunakan pendekatan teori biaya dan manfaat maka kelayakan ekonomis usaha budidaya ulat sutera Samia Cynthia pemakan daun singkong selama periode empat bulan pemeliharaan ulat sutera adalah petani yang mendapat keuntungan usaha sebesar Rp 1.821.667 dengan Benefit Cost Rasio (BCR) sebesar 1,84 maka tingkat Return on Investment (ROI) adalah sebesar 9,29%. Dengan parameter tingakat kelayakan ekonomis tersebut makan diharapkan pendapatan petani juga meningkat.
Copyrights © 2015