ABSTRAK Pada masyarakat yang mulai melek membaca dan dengan sejumlah kemudahan akses bacaan baik hasil cetak maupun digital, bimbingan literasi menjadi sangat mendukung. Tulisan ini bertujuan memberikan gambaran mengenai format bimbingan literasi dakwah, serta konstruksi identitas yang meliputi identitas diri, kohesivitas, prososial, dan spiritual baik jelajah bacaan maupun pengamalannya. Metodologi penelitian tergolong penelitian kualitatif deskriptif dengan informan aktivis jamaah maskas Jawa Barat, sumber data berupa data literatur dan sumber lapangan. Hasil penelitian menunjukan (1) format literasi dakwah berupa sumber bacaan selama khuruj fisabillah yang dapat digolongkan sebagai fiqh dakwah, (2) konstruksi identitas jamaah tersedia lengkap saling mengisi dalam kitab (a) Khuruj fi sabilillah, (b) Kitab ta’lim Muntakhab Ahadits, (c) Himpunan kitab Fadhilah Amal,(d) Kitab Fadhilah Sedekah, (e) Hikayat Sahabat Nabi (f) Keutamaan Masturah. Penelitian ini dapat memberikan gambaran atas khazanah gerakan dakwah yang demikian beragam, dan secara khusus berkenaan dengan gerakan khuruj fisabillah menjadi evaluasi bagi internal Jamaah Tabligh, dan memberikan gambaran bagi masyarakat pada umumnya sesama pemerhati aktivitas dakwah.
Copyrights © 2020