Proses pendidikan bangku perkuliahan berbeda dengan lembaga pendidikan di sekolah menengah ataupun sekolah dasar karena materi pelajaran yang diberikan pada mahasiswa lebih luas dibandingkan materi pelajaran yang diberikan di sekolah menengah ataupun sekolah dasar. mahasiswa juga harus belajar untuk menyiapkan diri tidak hanya bisa mengerjakan tugas tetapi juga dalam menghadapi ujian. Mahasiswa sering menunda-nunda tugas yang diberikan oleh dosen untuk jangka waktu seminggu. Kebanyakan mahasiswa akan mengerjakan tugasnya ketika waktu yang telah ditentukan semakin dekat. Tugas-tugas yang sebenarnya bisa selesai lebih cepat dari deadline justru tidak segera dikerjakan karena merasa bila dikerjakan lebih cepat atau dengan Sistem Kebut Semalam ”SKS” tidak akan berpengaruh terhadap hasil penilaian. Dosen pun tidak akan memberikan reward untuk tugas yang selesai lebih cepat. Sehingga kegiatan atau pekerjaan lain yang kurang penting (menonton televisi maupun bioskop, nongkrong, main game dengan teman sebaya) justru didahulukan karena lebih memberikan kepuasan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prokrastinasi akademik mahasiswa dalam mengerjakan tugas. Penelitian yang digunakan yaitu penetian kuantitatif menggunakan metode survei sebanyak 40 mahasiswa. Hasil penelitian yang peneliti lakukan didapatkan bahwa tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa Jurusan Bimbingan Konseling Islam rendah.
Copyrights © 2021