Pantai Sederhana Village, included in the Muara Gembong District, Bekasi Regency, is an area with the potential for food ingredients in the form of kedukang or sembilang fish. This type of fish has a high content of protein, phosphorus, and omega-3 fatty acids so it has the potential to be used in a variety of processed foods, one of which is pempek adaan. The community service program carried out by the Culinary and Art Vocational Education Study Program in the Pantai Sederhana Village aims to create diversification of processed kedukang fish products that have a high shelf life and high selling value. This activity uses the training method through interactive demonstrations involving 20 participants, namely the people of Pantai Sederhana Village. Based on the results of the average pre-test and post-test scores of the training participants, it can be concluded that there was an increase in the participants' knowledge by 23.5 points after participating in the program. The results of the assessment of satisfaction with the implementation of community service activities stated that 80.87% of participants rated the activity as going very well and had succeeded in motivating the participants to start entrepreneurship. This training is expected to help increase the knowledge and abilities of the trainees so that they can improve their welfare and generate income for their families. --- Desa Pantai Sederhana yang masuk dalam wilayah Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi merupakan wilayah yang memiliki potensi bahan pangan berupa ikan kedukang atau ikan sembilang. Jenis ikan tersebut memiliki kandungan protein, fosfor, dan asam lemak omega 3 yang tinggi sehingga sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai beragam olahan pangan, salah satunya adalah pempek adaan. Program pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan oleh Program Studi Pendidikan Tata Boga di Desa Pantai Mekar bertujuan untuk menciptakan diversifikasi produk olahan ikan kedukang yang memiliki daya simpan dan nilai jual tinggi. Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan melalui demonstrasi interaktif yang melibatkan peserta kegiatan yaitu masyarakat Desa Pantai Mekar yang berjumlah 20 orang. Berdasarkan hasil rata-rata nilai pre-test dan post-test peserta pelatihan, dapat disimpulkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 23,5 setelah mengikuti pelatihan. Hasil penilaian kepuasan pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat menyatakan bahwa 80,87% peserta menilai kegiatan sudah berjalan dengan sangat baik dan berhasil memotivasi peserta kegiatan untuk memulai berwirausaha. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta pelatihan agar dapat meningkatkan kesejahteraan serta mendatangkan income generating bagi keluarga.
Copyrights © 2024