Usia dini adalah usia keemasan anak sehingga seluruh aspek perkembangannya perlu distimulasi dengan baik. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kerisauan guru terhadap peserta didik karena belum berkembangnya kecerdasan kinestetik dan kurangnya rasa percaya diri siswa usia 6 - 7 tahun di Sekolah XYZ di Jakarta. Peneliti memutuskan untuk menerapkan metode demonstrasi yang dilakukan pada pelajaran seni tari untuk mengatasi kerisauan tersebut. Metode demonstrasi cocok untuk diterapkan pada anak usia dini karena berfokus pada tahap persiapan, tahap pelaksanaan dengan memberikan langkah-langkah demonstrasi dan tahap akhir. Penelitian ini dirancang dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dengan menggunakan rubrik, wawancara dengan rekan guru, dan pengamatan anecdotal records. Subjek penelitian adalah siswa SD kelas 1B yang berjumlah 17 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi dalam pelajaran seni tari dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik siswa, hal ini terlihat dari hasil perhitungan N-gain dari masa pra siklus ke siklus II, yaitu terdapat 11 siswa mengalami peningkatan tinggi, yaitu di atas 75%, lima siswa di atas 50%, dan satu siswa di atas 40%. Sedangkan dalam hal percaya diri, sembilan siswa mengalami peningkatan tinggi, yaitu di atas 75%, dan delapan siswa mengalami peningkatan sedang di atas 50%.
Copyrights © 2023