PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024

HIGH CORTICOSTEROID TREATMENT FOR PSORIASIS VULGARIS CAUSING FATAL MANIFESTATION : A CASE REPORT

Savitri, Dwiana (Unknown)
Emeralda, Pradissa Avia (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2024

Abstract

Psoriasis adalah suatu penyakit inflamasi kulit bersifat kronis residif, dapat mengenai semua umur yang ditandai dengan plak kemerahan yang ditutupi oleh sisik yang tebal berwarna putih berlapis keperakan dan berbatas tegas. Seorang laki-laki berusia 29 tahun datang dengan keluhan bercak merah pada lengan, badan , kepala, tungkai sejak kurang lebih 2 tahun yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan adanya plakat eritema, bulat konfluens, multiple dengan skuama kasar, berbatas tegas. Pasien tidak berobat kedokter tetapi oleh istrinya yang seorang perawat di injeksi dengan triamsinolon asetonide setiap hari selama hampir 2 tahun ini dan meminum dexamethasone tablet sekali sehari, karena kulit makin tampak memerah dan menipis maka pasien pergi berobat ke rumah sakit. Pemeriksaan manipulasi mendapatkan karsvlek phenomenon, Autzpits sign and Koebner phenomenon serta dilakukan biopsi kulit dengan kesimpulan psoriasis vulgaris. Setelah pasien menghentikan pemakaian steroid, pasien mendapatkan terapi yaitu cetirizin tablet 10 mg satu kali sehari, metotrexat 3 x 2,5 mg /minggu, asam folat tablet 1 x 1 mg sehari serta campuran salisilic acic 3%, liquor carbonis detergens (LCD) 5% dan klobetasol 0,05% krem serta krim asam fusidat. Pasien diberi edukasi mengenai cara perawatan kulit. Setelah 5 bulan pengobatan, lesi kulit mulai membaik dan kemerahan pada kulit berkurang.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

prepotif

Publisher

Subject

Public Health

Description

PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum ...