Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue, ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang penyebarannya paling cepat dan insidensinya tinggi. Prevalensi penyakit dan laju penyebarannya terus meningkat, dan menjadikannya masalah kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue pada anak di Kabupaten Minahasa Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dengan kuesioner. Penelitian ini melibatkan 96 sampel dengan menggunakan rumus Lemeshow. Dalam mengukur hubungan variabel digunakan analis uji chi square. Hasil analisis bivariat menunjukkan jenis kelamin dengan kejadian Demam Dengue pada anak memiliki nilai p = 0,878, pengetahuan dengan kejadian Demam Dengue pada anak = 0,000, sikap dengan kejadian Demam Berdarah Dengue pada anak p = 0,005, dan pelaksanaan 3M dengan kejadian Demam Berdarah Dengue pada anak dengan nilai p = 0,025. Hasil analisis multivariat ditemukan semua variabel memiliki nilai p > 0,05. Kesimpulan diperoleh bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin namun terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan pelaksanaan 3M dengan kejadian Demam Berdarah Dengue pada anak di Kabupaten Minahasa Selatan dan tidak ada faktor yang paling berhubungan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue pada anak di Kabupaten Minahasa Selatan.
Copyrights © 2024