Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan analisis psikoanalitik Sigmund Freud seperti yang terdapat dalam buku A untuk Amanda karya Annisa Ihsani. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, dengan strategi mencatat dan membaca digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Aspek Id Amanda lebih memilih dirinya untuk mati dari kegagalan yang dialami oleh Amanda, aspek ini didorong dari rasa cemas dan kekecewaan pada dirinya sendiri yang berlebihan. Tetapi Amanda adalah anak yang pandai, sehingga dia masih bisa mengontrol dan tidak melakukan hal-hal yang bersifat negatif. 2) Aspek Ego yang dialami oleh Amanda dalam novel A untuk Amanda adalah Amanda berusahan untuk mencari jalan keluar dari permasalahannya, agar tidak terjadi hal-hal serupa dikemudian hari yang dipenuhi rasa kekecewaan dan kecemasan yang berlebihan. Amanda adalah anak yang pandai sehingga jalan berpikir Amanda logis dan penuh pertimbangan. Sehingga dalam aspek ego, Amanda berhasil menyaring aspek Id, yaitu dengan cara bekerja lebih keras dari sebelumnya. 3) Aspek superego yang dialami tokoh utama yaitu Amanda dalam novel A untuk Amanda karya Annisa Ihsani adalah Tommy berperan sebagai supergo yang mengendalikan dan sebagai pelerai dari permasalahan yang Amanda hadapi. Tommy berkata bahwa Amanda harus mempercayai keberadaan Tuhan, maka segala permasalahan akan mejadi lebih mudah.
Copyrights © 2024