Kemampuan pemecahan masalah dapat melatih kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari, khususnya pecahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah pecahan. Kami menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan tiga subjek kelas V yang dikategorikan memiliki kemampuan tinggi, satu subjek kemampuan sedang dan satu subjek mewakili rendah. Data yang dikumpulkan menggunakan instrumen soal HOTS dan wawancara. Untuk memastikan keabsahan data, kami menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kecenderungan subjek kemampuan tinggi dan sedang menghasilkan solusi yang tepat dibandingkan dengan subjek kemampuan rendah. Kami mencatat bahawa subjek kemampuan rendah masih kesulitan dalam merencanakan penyelesaian.
Copyrights © 2024