Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai penanganan kelompok teroris Boko Haram di Nigeria pada Kepemimpinan Muhammadu Buhari. Kelompok Boko Haram terbentuk pada tahun 2002 dan penamaan kelompok tersebut merujuk pada pelarangan penyebaran pemikiran barat kepada masyarakat Nigeria yang dapat mendegradasi nilai dan syariat Islam. Korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang diakibatkan oleh Boko Haram membuat keamanan negara dan stabilitas politik domestik maupun luar negeri dalam keadaan terancam. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif dan triangulasi pengumpulan data. Hasil kajian ini menunjukkan Buhari berkomitmen memberantas kelompok teroris BokoHaram yang ditunjukkan dengan pelaksanaan kemitraan dan kerja sama untuk mendapatkan bantuan militer dalam memberantas kelompok teroris Boko Haram. Komitmen Buhari dalam menangani kelompok teroris Boko Haram dengan melakukan kerja sama dengan negara-negara seperti Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat berupa dukungan militer. Buhari mengklaim berhasil mengalahkan kelompok tersebut. Namun, hal ini dibantah oleh fakta yang terjadi di lapangan bahwa warga Nigeria terus menghadapi konflik dan mencari suaka di tempat yang lebih aman.
Copyrights © 2024