Oftalmologi: Jurnal Kesehatan Mata Indonesia
Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Oftalmologi

TINGKAT AKURASI PEMERIKSAAN KELAINAN REFRAKSI DENGAN MENGGUNAKAN TENTATIF KOREKSI DAN AUTOREFRAKTOMETER DI GIA OPTIKAL




Article Info

Publish Date
01 Apr 2020

Abstract

Pendahuluan : Kelainan refraksi merupakan permasalahan okular yang paling sering ditemukan di seluruh dunia. Kelainan refraksi yang tidak terkoreksi merupakan penyebab utama gangguan penglihatan di dunia, atau mencakup 53% dari seluruh penyebab gangguan penglihatan derajat sedang dan berat. Pemeriksaan mata dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan salah satunya yaitu di optik. Pemeriksaan mata dilakukan salah satunya untuk mengetahui adanya kelainan refraksi seperti miopia, hipermetropia, dan astigmatisma. Terdapat 2 teknik pemeriksaan kelainan refraksi yaitu pemeriksaan secara subyektif dan obyektif. Pemeriksaan subjektif yaitu memeriksa kelainan pembiasan mata pasien dengan memperlihatkan kartu lihat jauh dan memasang lensa yang sesuai dengan hasil pemeriksaan bersama pasien. Pemeriksaan objektif yaitu melakukan pemeriksaan kelainan pembiasan mata pasien dengan alat tertentu tanpa perlunya kerjasama dengan pasien. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat akurasi pemeriksaan kelainan refraksi dengan tentatif koreksi dan autorefraktometer. Metode : Agar dapat mempermudah dan mempercepat dalam melakukan pemeriksaan oleh seorang Refraksionis Optisien, dan penyediaan instrumen optikal. Pengambilan data dilakukan secara primer, yaitu dengan teknik pengumpulan data interview (wawancara) dan observasi (pengamatan) pada pasien yang datang ke optikal dengan keluhan kelainan refraksi tanpa disertai diagnosa kelainan organik. Hasil : Dari 25 responden yang mempunyai kelainan refraksi, didapatkan 68% hasil penelitian mempunyai tingkat akurasi yang sangat baik, ini membuktikan bahwa pemeriksaan kelainan refraksi dengan tentatif koreksi dan autorefraktometer adalah sesuai dengan tabel bennetts dan rabbetts. Kesimpulan : Dari semua pasien yang melakukan pemeriksaan, ditemukan paling banyak menderita kelainan refraksi adalah perempuan sebanyak 22 responden dengan presentase 88% dengan jenis kelainan refraksi astigmatisma.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

oftalmologi

Publisher

Subject

Education Health Professions Library & Information Science Medicine & Pharmacology Nursing

Description

Oftalmologi: Jurnal Kesehatan Mata Indonesia (P-ISSN: 2723-6935, E-ISSN: 2541-4283) is a scientific journal published by Cicendo Eye Hospital and accepts articles written in both English and Indonesian expected to become a media conveying scientific inventions and innovations in medical or health ...