Oftalmologi: Jurnal Kesehatan Mata Indonesia
Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Oftalmologi

PROGRESIVITAS DAN TATALAKSANA KERATOKONUS SETELAH SATU TAHUN TINDAKAN CORNEAL CROSS-LINKING




Article Info

Publish Date
01 Apr 2021

Abstract

Pendahuluan : Keratokonus merupakan kelainan ektasia kornea bersifat progresif tanpa inflamasi dengan penipisan dan penonjolan kornea yang menyebabkan astigmatisme ireguler. Diagnosis keratokonus ditegakan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan oftamologi, dan pemeriksaan topografi. Tatalaksana keratokonus berupa kacamata, lensa kontak dan corneal cross-linking. Progresivitas keratokonus dapat diturunkan melalui tindakan corneal cross-linking. Tujuan : Untuk melaporkan progresivitas dan tatalaksana keratokonus setelah satu tahun tindakan corneal cross-linking. Laporan Kasus : Perempuan usia 30 tahun datang ke Rumah Sakit Mata Cicendo dengan keluhan buram kedua mata sejak 4 bulan yang lalu. Riwayat corneal cross-linking satu tahun yang lalu. Riwayat penggunaan kacamata 5 bulan yang lalu. Riwayat menggosok mata dan alergi. Pemeriksaan tajam penglihatan mata kanan 3/60 dengan pin hole 0,2 dan mata kiri 2/60 dengan pin hole 0,2. Tajam penglihatan terbaik dengan koreksi mata kanan S-5,00 C-5,00 x 180 sebesar 1,0 dan mata kiri S-6,00 C-6,00 x 170 sebesar 1,0. Pemeriksaan tomografi pentacam dibandingkan sebelum dan setelah tindakan cross-linking. Terdapat penurunan ketebalan kornea setelah satu tahun corneal cross-linking mata kanan 4% dan mata kiri 3,2%. Terdapat peningkatan nilai Kmax pada mata kanan 0,4D sedangkan mata kiri 2,6D. Simpulan : Tomografi pentacam dapat menilai progresivitas keratokonus. Tindakan corneal cross-linking dapat menurunkan progresivitas keratokonus. Tatalaksana keratokonus berdasarkan pada derajat keratokonus..

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

oftalmologi

Publisher

Subject

Education Health Professions Library & Information Science Medicine & Pharmacology Nursing

Description

Oftalmologi: Jurnal Kesehatan Mata Indonesia (P-ISSN: 2723-6935, E-ISSN: 2541-4283) is a scientific journal published by Cicendo Eye Hospital and accepts articles written in both English and Indonesian expected to become a media conveying scientific inventions and innovations in medical or health ...