Pengukuran kinerja pegawai Puskesmas Padarincang selama ini dirasakan belum cukup untuk menjadi dasar penetapan strategi peningkatan kinerja pegawai. Dibutuhkan suatu alat pengukuran kinerja pegawai dengan indikator yang lengkap, objektif, dan sekaligus dapat digunakan sebagai dasar strategi peningkatan kinerja pegawai. Yang menjadi dasar perancangan pengukuran kinerja pegawai Puskesmas pada penelitian ini adalah pendekatan Human Resources Scorecard. Tujuan penelitian ini adalah menetapkan Key Performance Indicator (KPI) untuk kinerja pegawai Puskesmas, dilanjutkan dengan mengukur kinerja pegawai Puskesmas dengan pendekatan Human Resource Scorecard dan Analytical Hierarchy Process sebagai metode pembobotannya, dilanjutkan dengan menentukan KPI yang harus diperbaiki dengan menggunakan Traffic Light System. Berdasarkan hasil pengolahan data, diketahui Key Performance Indicator (KPI) di Puskesmas terdapat 4 KPI perspektif finansial, 7 KPI perspektif pelanggan, 6 KPI perspektif internal dan bisnis, serta 4 KPI perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Hasil pengukuran kinerja pegawai Puskesmas dengan menggunakan pendekatan Human Resources Scorecard diperoleh bobot untuk perspektif pelanggan sebesar 0,53, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan 0,20, perspektif internal dan bisnis 0,19, perspektif finansial 0,08, dan nilai kenerja total sebesar 94,971. Dilanjutkan dengan Traffic Light System yang menghasilkan 17 KPI dengan kategori hijau yang menunjukkan tepat sasaran dan 4 KPI dengan kategori kuning yang menunjukkan KPI tersebut perlu lebih ditingkatkan lagi.
Copyrights © 2023