Sebagai salah satu kompenen sistem pendidikan nasional, guru sebagai ujung tombak dalam mencapai keberhasilan mencapai tujuan pendidikan nasional memegang peran amat penting dalam implementasi AKM. Namun demikian, pada tataran operasional kebijakan, para guru belum sepenuhnya memahami dan memiliki kompetensi memadai terkait pelaksaan AKM. Beberapa permasalahan sebagaimana hasil identifikasi menunjukkan bahwa guru-guru SDN 3 Surutanga: 1) belum memahami konsep AKM, baik AKM AN maupun AKM Kelas; 2) belum memiliki kemampuan yang memadai dalam pengembangan AKM yang meliputi: AKM literasi dan numerasi, Survey karakter, dan Survey lingkungan belajar; dan 3) belum memiliki kemampuan yang memadai dalam pengembangan soal-soal HOTS. Guna meningkatkan kemampuan guru dalam AKM dilaksanakan pelatihan dengan tujuan meningkatkan kemampuan guru pada: 1) pengembangan materi AKM; 2) pengembangan materi AKM Kelas; 3) pengembangan instrumen survey karakter; 4) pengembangan instrument survey lingkungan belajar; dan 5) penyusunan soal-soal HOTS. Metode pelatihan AKM ini meliputi: tutorial/ceramah bervariasi, penugasan, diskusi, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukan peningkatan kompetensi yang harus dimiliki oleh guru pada aspek: pengetahuan AKM literasi, numerasi, penyusunan soal AKM berbasis artikel, dan penyusunan soal-soal HOTS.
Copyrights © 2022