Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap pembelajaran hybrid learning. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi informatika semester dua Universitas Cokroaminoto Palopo yang menerapkan pembelajaran hybrid sebanyak 229 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Pengumpulan data menggunakan angket yang diisi secara online menggunakan google form. Angket berisi pertanyaan dengan memberikan pilihan jawaban. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sebagian besar mahasiswa cukup memahami materi saat pembelajaran daring, hal ini terjadi dikarenakan mahasiswa sering terkendala oleh jaringan internet. (2) Sebagian besar mahasiswa memahami materi saat pembelajaran tatap muka karena dapat menerima dan mendengar secara langsung materi dari dosen sehingga mendapat umpan balik saat itu juga. (3) Sebagian besar mahasiswa suka dengan hybrid learning. Dan (4) Sebagian besar mahasiswa memilih pembelajaran tatap muka, dibandingkan pembelajaran daring dan hybrid learning. Temuan dari penelitian ini adalah banyak mahasiswa yang lebih memilih pembelajaran tatap muka dibandingkan pembelajaran secara online.
Copyrights © 2022