Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tingginya angka perkawinan anak di Indonesia dengan pendekatan holistik dan kolaboratif. Pendahuluan menggambarkan konteks masalah, termasuk peningkatan prevalensi perkawinan anak, dampak negatifnya, dan faktor-faktor penyebab seperti kemiskinan, ketidakadilan gender, norma sosial, dan pemahaman keagamaan yang tidak mendukung. Seminar "Kebijakan dan Strategi Pencegahan Perkawinan Anak dengan Perspektif GEDSI" dianggap sebagai langkah krusial untuk mewujudkan kolaborasi dalam upaya pencegahan perkawinan anak. Melibatkan pemangku kepentingan termasuk organisasi perempuan dan masyarakat sipil, seminar ini diharapkan dapat menjadi forum diskusi dan advokasi kebijakan guna mencapai target pencegahan perkawinan anak di Indonesia. Dengan demikian, kegiatan ini mengintegrasikan aspek pembangunan berkelanjutan, hak anak, dan perspektif gender untuk mencapai solusi yang komprehensif dan berkelanjutan terhadap permasalahan perkawinan anak di Indonesia.
Copyrights © 2024