Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tindak tutur guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan adalah tuturan guru pada saat pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Sumber datanya adalah Gusnita Roza Putri, S.Pd, Gr. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik SLBC, teknik catat dan teknik rekam. Hasil penelitian ini mengungkapkan lima bentuk tindak tutur direktif, yaitu perintah, permintaan, saran, tuntutan dan larangan. Dalam penelitian ini tuturan yang paling dominan adalah tuturan menyuruh yang ditandai dengan penggunaan kata “Tolong” dan “Coba”. Selain itu, ditemukan pula tindak tutur meemohon yang ditandai dengan kata “tolong”, tuturan menyarankan yang ditandai dengan kata “seharusnya”, tuturan permintaan yang ditandai dengan kata “jangan lakukan”, dan tuturan. melarang yang ditandai dengan kalimat “Tidak ada cerita”, artinya penutur mengingkari lawan bicaranya.
Copyrights © 2024