Beberapa tahun belakangan ini, Indonesia dihadapkan dengan adanya penyakit COVID-19 yang membuat sistem pengajaran saat ini sedikit berbeda. Banyak guru di sekolah menerapkan sistem belajar yang berbeda dari biasanya, yaitu siswa tidak perlu datang ke sekolah dan bisa melakukan kegiatan belajar dan mengajar di rumah. Hal ini berdampak dengan adanya sistem pendidikan yang ada di Indonesia. Pihak Kemendikbud selaku kementrian yang mengurus dalam hal pendidikan membuat suatu program untuk membantu guru-guru di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di seluruh Indonesia, yaitu Program Kampus Mengajar. Program melibatkan mahasiswa-mahasiswa untuk membantu guru-guru di sekolahnya. Artikel ini bertujuan untuk mencari tahu apakah Program Kampus Mengajar membantu guru dalam melakukan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah. Data sendiri diperoleh menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data akan dianalisis untuk mendapatkan data yang pasti. Data tersebut melibatkan membantu mengajar lewat Zoom Meeting anak-anak merasa sangat senang dengan materi yang disajikan dengan menyesuaikan kebutuhan mereka dan guru yang didampingi juga merasa sangat terbantu dengan kedatangan pihak Kampus Mengajar angkatan ke-2 ini. Adaptasi teknologi dengan menambahkan referensi saja seperti situs web permainan yang bisa dikemas dalam bentuk pembelajaran. Untuk adaptasi administrasi sekolah, mahasiswa-mahasiswa yang ada telah membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan mendata 4.000 buku di perpustakaan digital.
Copyrights © 2022