Latar belakang penelitian ini adalah tidak adanya lulusan yang sesuai kompetensi mengajar untuk Guru Pendidikan Jasmani (Penjas) pada Madrasah Ibtidaiyah di Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Ketidaksesuaian pengajar penjas nantinya berdampak tidak baik terhadap pelaksanaan pembelajaran penjas itu sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian yang berbasis pada peningkatan kapasitas pengabdian kepada masyarakat dan dilakukan dengan menggunakan pendekatan participatory action research yang melibatkan partisipasi Kelompok Kerja Guru Penjas Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Tuntang. Hasil penelitian ini adalah terlaksananya pelatihan dasar-dasar pendidikan jasmaniĀ dan teknologi pendidikan pada Kelompok Kerja Guru Olahraga Madrasah Ibtidaiyah (KKGOMI) di Kecamatan Tuntang dengan baik dan lancar, serta terjadi pendampingan yang sistematis setelah acara pelatihan berlangsung. Simpulannya adalah pengajar penjas di MI se-Kecamatan Tuntang tidak ada yang lulusan pendidikan olahraga ataupun serumpunnya, mendapatkan pelatihan berupa dasar-dasar pendidikan jasmani dan penguasaan media aplikasi Canva dan postermywall untuk pengaplikasian teknologi pendidikan dalam penjas, serta dasar-dasar penjas diberikan dengan materi pengertian dasar dan hakikat penjas, ruang lingkup dan manfaat penjas, langkah mengajar penjas yang baik, dan evaluasi dalam penjas. Terakhir, waktu pelatihan dirasa kurang oleh peserta dari KKGOMI Kecamatan Tuntang dan membutuhkan pelatihan secara rutin untuk meningkatkan kompetensi.
Copyrights © 2022