ABSTRACTLatar Belakang: Pangan fungsional merupakan satu atau lebih komponen makanan dengan nutrisi penting untuk pertumbuhan atau perkembangan tubuh. Pisang merupakan contoh pangan fungsional dengan kandungan kalium, serat dan pati resisten yang dapat membantu terapi pasien hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pisang raja terhadap IMT dan persen lemak tubuh dengan intervensi pemberian buah pisang yang berbeda. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre-post test with control group dengan subjek penderita hipertensi yang mengikuti posbindu dan bertempat tinggal di Kabupaten Klaten. Subjek dibagi menjadi empat kelompok yaitu K-, K+, I1, dan I2 dan dilakukan penelitian selama 14 hari. Data dianalisis menggunakan program SPSS versi 26 dan dikatakan signifikan apabila p<0,05. Hasil: Setelah 14 hari, terjadi penurunan IMT secara signifikan pada kelompok K+, I1 dan I2. Pada kelompok K+ dan I2 setelah 14 hari mengalami penurunan persen lemak tubuh secara signifikan. Kesimpulan: Pemberian pisang raja sebanyak 1x per hari atau 2x per hari dapat menurunkan IMT secara signifikan. Pemberian pisang raja sebanyak 1x per hari tidak dapat menurunkan persen lemak tubuh secara signifikan dan pemberikan pisang raja sebanyak 2x per hari dapat menurunkan persen lemak tubuh secara signifikan. Kata kunci : Pangan Fungsional, Hipertensi, Indeks Massa Tubuh, Persen Lemak Tubuh.
Copyrights © 2024