Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah salah satu jenis institusi pendidikan formal yang memberikan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah dan mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja di bidang tertentu. SMK menghadapi kesulitan dalam menyediakan tenaga kerja berkualitas tinggi yang diperlukan untuk mengikuti perkembangan zaman. Untuk meningkatkan kualitas lulusan, guru harus memiliki tingkat kompetensi yang cukup. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, pemerintah telah mendorong program uji kompetensi untuk guru, termasuk guru akuntansi di SMK. Guru yang memenuhi syarat dapat mengikuti penilaian kompetensi kejuruan akuntansi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Dalam uji kompetensi Teknisi Akuntansi, ada beberapa klaster. Klaster pertama terdiri dari penyusunan laporan keuangan berbasis SAK ETAP, yang terdiri dari lima unit. Untuk memperoleh sertifikat kompetensi dalam klaster ini, guru akuntansi harus dilatih dan dipersiapkan. Untuk guru akuntansi di SMK di wilayah Bregaslang (Brebes, Tegal, Slawi, dan Pemalang), program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam uji kompetensi klaster penyusunan laporan keuangan berbasis SAK ETAP. Aktivitas dilakukan dalam beberapa tahap. Pertama, tim kegiatan berbicara dengan mitra tentang masalah. Tim kegiatan menentukan tema dan menyusun materi pada tahap kedua. Selanjutnya, mereka melakukan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami dan memiliki keterampilan yang lebih baik dalam membuat laporan keuangan.
Copyrights © 2024