Kekuatan politik dalam suatu negara sangat bergantung pada kemampuan suatu partai politik untuk memobilisasi dan mempertahankan dukungan dari pemilih dan relawan. Salah satu aspek penting dalam membangun kekuatan politik adalah komunikasi politik, yang sering kali dilakukan melalui pidato-pidato politik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan fokus pada analisis wacana. Data utama yang dianalisis adalah teks pidato Megawati Soekarnoputri pada 22 Agustus 2023.Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pidato Megawati Soekarnoputri pada tanggal 22 Agustus 2023, yang merupakan bagian dari upaya konsolidasi relawan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Pidato ini dianalisis menggunakan kerangka teoritis wacana politik untuk memahami konstruksi kekuatan politik yang dibangun oleh Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya. Analisis ini mencakup aspek-aspek linguistik, retorika, dan konteks politik yang mempengaruhi makna dan dampak pidato tersebut dalam menggalang dukungan politik. Hasil analisis ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang peran komunikasi politik dalam membangun dan mengokohkan kekuatan politik suatu partai serta memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya komunikasi politik dalam membangun dan memelihara kekuatan politik suatu partai.
Copyrights © 2023