Penelitian bertujuan untuk membahas teologi Leonardo Boff dan hubungannya dengan ensiklik Laudato si' Paus Fransiskus. Lenardo Boff, seorang teolog katolik dan salah satu tokoh pelopor teologi pembebasan, banyak menulis tentang kemiskinan dan kerusakan alam. Boff mengkonstruksi teologinya berdasarkan spirit 43 Menemukan Teologi Leonardo Boff dalam Laudato si’ aggiornamento konsili Vatikan II (1962-1965). Di kemudian hari Boff secara kontroversial memilih keluar dari tarekat Fransiskan, sebab ia kerap mengkritik doktrin dan ajaran-ajaran sosial Gereja Katolik yang tampak ”suam-suam kuku” terhadap konteks kemiskinan struktural dan gerakan junta militer yang membawa dampak pada kehidupan sosio-ekonomi di Amerika Latin, spirit hierarki Gereja Roma Katolik, dan doktrin infalibilitas Paus. Sejak terpilihnya Jorge Mario Bergoglio (Paus Fransiskus) yang mempersembahkan hidup dan teologinya bagi kerusakan alam dan tangisan kemiskinan, semangat berteologi Boff seolah-olah bangkit kembali. Konten teologi dalam ensiklik Laudato si’ saya asumsikan sebagai memerlihatkan karakter Boffian. Dalam kepentingan demikianlah studi ini dilakukan. Melalui metode komparatif, saya akan menunjukkan bahwa terdapat kesamaan berteologi pada kedua teolog ini. Langkah merinci bahasan tulisan ini dimulai dari eksplorasi teologi Boff, eksplorasi teks ensiklik Laudato si’, dan kemudian mengkomparasi teks. Di ujung dari tulisan ini, kritikan terhadap konsep sustaining development akan diwujudkan.
Copyrights © 2023