Individu atau kelompok memiliki kebutuhan atau hasrat untuk memiliki keterlibatan kontak dengan orang, tetapi tidak mampu membuat kontak tersebut banyak pasien yang menderita isolasi sosial belum rutin untuk melakukan pengobatan secara sederhana misalnya mengajak pasien untuk bercerita dengan orang di lingkunganya. Jika tidak segera ditangani akan berdampak pada interaksi pasien dengan orang lain, misalnya tidak ada keinginan berinteraksi dengan orang sekitar, merasa malu dengan orang lain, bahkan bila dibiarkan begitu saja dapat memunculkan halusinasi dan defisit perawatan diri. Penelitian menggunakan purposive sampling yaitu subyek penelitian yang memenuhi kriteria dan jumlah responden sebanyak 2 orang. Setelah dilakukan penerapan SP 1 selama 3 hari didapatkan klien Tn.H mampu membina hubungan saling percaya, memahami penyebab isolasi sosial, mengenal keuntungan dari berhubungan dengan orang lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain, dan pasien berkenalan dengan orang lain. Sedangkan Tn A.E tidak mampu untuk membina hubungan saling percaya, mengenal penyebab isolasi sosial, mengenal keuntungan dari berhubungan dengan orang lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain, dan pasien tidak mau untuk berkenalan dengan orang lain. Apabila hubungan interpersonal yang dilakukan oleh perawat dan klien sudah terbina dengan baik maka perawat dapat menggali permasalahan yang klien alami.
Copyrights © 2024