Desa Kaliwungu Kendal merupakan daerah dengan hasil padi unggul. Beras memiliki berbagai manfaat dalam kehidupan, selain sebagai bahan makanan, beras juga dapat dimanfaatkan sebagai produk kosmetik. Beras putih mampu menjaga kulit agar tetap terhidrasi, kulit tampak putih dan bersih, mampu mencegah radikal bebas, menahan sinar ultraviolet serta memperbaharui sel kulit yang rusak. Salah satu produk kosmetik yang dapat dibuat dari beras adalah lulur kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan lulur beras putih kepaada ibu-ibu petani Desa Kaliwungu Kendal. Penelitian acceptance merupakan non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, pengumpulan data berupa kuesioner kepuasan responden terhadap sifat fisik lulur beras. Sedangkan metode penelitian pendampingan ibu-ibu petani dalam produksi lulur beras menggunakan metode pre post only group design. Formula lulur beras putih diuji penerimaannya pada 30 responden. Hasil uji acceptance didapatkan secara keseluruhan hasil acceptance 86% sehingga dapat diterima oleh masyarakat pada produk lulur beras putih terkait warna lulur yang menarik, aroma harum, mudah diambil, mudah dioleskan, mudah dibilas, mudah melekat, tekstur baik, tidak mengiritasi kulit, membersihkan kulit dalam sekali pemakaian dan memberikan kepuasan yang tinggi. Berdasarkan hasil pendampingan yang telah dilaksanakan terdapat peningkatan pengetahuan petani di Desa Kaliwungu Kendal terkait potensi dari beras selain sebagai makanan pokok dapat dimanfaatkan menjadi produk kecantikan berupa lulur yang memiliki daya saing tinggi dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kaliwungu Kendal.
Copyrights © 2024