Jurnal Kesehatan Tambusai
Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024

EFEKTIVITAS PEMBERIAN IBUPROFEN DAN PARACETAMOL SEBAGAI PRE EMPTIVE ANALGESIA TERHADAP NYERI AKUT PASCA BEDAH MODIFIED RADICAL MASTECTOMY KANKER PAYUDARA

Siregar, Lenni Sari (Unknown)
Sommeng, Faisal (Unknown)
Gunawan, Muh Irwan (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Mar 2024

Abstract

Kanker payudara disebut juga dengan Carcinoma Mammae adalah sebuah tumor ganas yang tumbuh dalam jaringan payudara. Tumor ini dapat tumbuh dalam kelenjar susu, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang payudara (jaringan lemak, maupun jaringan ikat payudara). Kanker payudara adalah kanker yang paling sering didiagnosis pada wanita di seluruh dunia dengan 2,26 juta (2,24-2,79 juta) kasus baru pada tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan desain Narrative Review untuk mengidentifikasi dan merangkum artikel yang telah diterbitkan sebelumnya mengenai efektivitas pemberian ibuprofen dan paracetamol sebagai pre emptive analgesia terhadap nyeri akut pasca bedah modified radical mastectomy kanker payudara. Dari hasil didapatkan bahwa Pemberian preemptive analgesia dengan ibuprofen memberikan efek yang lebih baik dalam menatalaksana nyeri pascaoperasi. Namun ada beberapa literature yang mengatakan bahwa obat kombinasi preemptive analgesia ibuprofen dan parasetamol per oral memiliki efek analgesik yang lebih lama dibanding dengan parasetamol dosis tunggal. Dibutuhkan uji klinis acak tersamar ganda dengan jumlah sampel besar yang secara spesifik mempelajari tentang efek pemberian preemptive analgesia ibuprofen dan paracetamol dalam menatalaksana nyeri pasca operasi pada pasien yang menjalani bedah mastektomi. Kanker payudara disebut juga dengan Carcinoma Mammae adalah sebuah tumor ganas yang tumbuh dalam jaringan payudara. Tumor ini dapat tumbuh dalam kelenjar susu, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang payudara (jaringan lemak, maupun jaringan ikat payudara). Kanker payudara adalah kanker yang paling sering didiagnosis pada wanita di seluruh dunia dengan 2,26 juta (2,24-2,79 juta) kasus baru pada tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan desain Narrative Review untuk mengidentifikasi dan merangkum artikel yang telah diterbitkan sebelumnya mengenai efektivitas pemberian ibuprofen dan paracetamol sebagai pre emptive analgesia terhadap nyeri akut pasca bedah modified radical mastectomy kanker payudara. Dari hasil didapatkan bahwa Pemberian preemptive analgesia dengan ibuprofen memberikan efek yang lebih baik dalam menatalaksana nyeri pascaoperasi. Namun ada beberapa literature yang mengatakan bahwa obat kombinasi preemptive analgesia ibuprofen dan parasetamol per oral memiliki efek analgesik yang lebih lama dibanding dengan parasetamol dosis tunggal. Dibutuhkan uji klinis acak tersamar ganda dengan jumlah sampel besar yang secara spesifik mempelajari tentang efek pemberian preemptive analgesia ibuprofen dan paracetamol dalam menatalaksana nyeri pasca operasi pada pasien yang menjalani bedah mastektomi.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jkt

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal ...