Indonesia memiliki resiko tinggi bencana banjir yang dapat menimbulkan berbagai kerugian di segala aspek seperti penduduk, pemerintahan, ekonomi, sarana dan prasarana serta lingkungan, sehingga diperlukan upaya untuk meminimalisasi dampak dengan meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang tindakan penanggulangan banjir di Wilayah Aceh Utara khususnya Desa Cibrek Pirak, Matang Kuli. Tujuan Memberikan pengetahuan, cara sikap dan peningkatan kewaspadaan terhadap banjir di Ds. Cibrek Pirak, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara. Rangkaian kegiatan dilakukan dengan 2 metode yaitu pemberian materi dengan metode ceramah oleh pemateri lalu, dan dilanjutkan dengan simulasi kebencanaan menggunakan alat early warning system (EWS). Tingkat pengetahuan dan sikap peserta penyuluhan terkait kesiapsiagaan terhadapa banjir diukur dengan pemberian kuesioner. Berdasarkan hasil evaluasi, tingkat pengetahuan masyarakat akan kesiapsiagaan menunjukan 48% responden memiliki pengetahuan yang baik dan untuk sikap terhadap banjir menunjukan respon positif dengan persentase 92%. Hal ini menunjukan bagaimana pengetahuan dan sikap masyarakat Cibrek Pirak terhadap kesiapsiagaan banjir tergolong baik
Copyrights © 2024