Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kerja, budaya organisasi dan kerjasama tim terhadap efektivitas kinerja pelaku umkm. Penelitian ini menggunakan Metode Kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 70 umkm yang mengikuti program pelatihan.. Sampel yang digunakan pada penelitian ini diambil menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode purposive sampling untuk menemukan sampel yang sesuai dengan kriteria dengan teknik analisis yang digunakan adalah dengan menyebar kuisoner kepada para pelaku umkm yang mengikuti program pelatihan di Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable pelatihan kerja berpengatuh positif dan signifikan terhadap efektivitas kinerja, Budaya organisasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap efektivitas kinerja, Kerjasama tim berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap efektivitas kinerja dan Efektivitas kinerja berpengaruh positif dan signifikan karena hal ini membuktikan H0 diterima dan Ha ditolak. Hal ini dapat digunakan pada Usaha Kecil Menengah (UMKM) dalam menjalankan pelatihan kerja, budaya organisasi, dan kerjasama tim terhadap efektivitas kinerja
Copyrights © 2024