Tujuan penelitiannya adalah untuk menganalisis variasi harga bawang merah di tingkat produsen, grosir dan  eceran, untuk menganalisis tingkat integrasi pasar bawang merah antar pasar produsen, grosir dan eceran dan untuk menganalisis pengaruh harga bawang merah terhadap integrasi pasar bawang merah antar pasar produsen, grosir dan eceran. Analisis koefisien variasi digunakan untuk menganalisis tingkat variasi harga dan pendekatan kointegrasi dengan model Vector Autoregression. Hasil penelitiannnya Variasi harga bawang merah di tingkat produsen, grosir dan  eceran  diketahui bahwa rata-rata dari tahun 2016 – 2022 nilai koefisien variasi harga dan elastisitas tranmisi harga bawang merah di tingkat produsen, grosir dan eceran di Kabupaten Probolinggo berfluktuasi tinggi dan tidak stabil. Tingkat integrasi pasar bawang merah di Kabupaten Probolinggo antara pasar produsen,   grosir dan eceran dalam jangka pendek perubahan harganya tidak dipengaruhi secara signifikan oleh harganya sendiri selama satu bulan sebelumnya, dua bulan sebelumnya dan tiga bulan sebelumnya. Analisis pada harga produsen, grosir, dan eceran tidak signifikan, berarti bahwa harga produsen tidak dipengaruhi oleh hubungan jangka panjang antara produsen dengan grosir kemudian antara produsen dengan eceran. Masing-masing pasar podusen, grosir dan eceran di Kabupaten Probolinggo tidak terintegrasi dikarenakan adanya pihak tertentu sebagai penentu harga ditingkat grosir. Produsen tidak dapat menentukan harga dikarenakan ketergantungan yang lebih terhadap pedagang grosir. Produsen bawang merah di Kabupaten Probolinggo kebanyakan modal dan benih sebagian besar di pasok oleh pedagang grosir. Akses perbangkan untuk penambahan modal kurang diminati oleh sebagian besar produsen bawang merah. Pedagang grosir sebagai penentu harga sudah mempunyai patokan harga sehingga harga setiap saat dapat berubah. Pedagang grosir menjual bawang merah tidak dipasar lokal tapi menjual ke pasar luar daerah dan ekspor. Pedagang eceran tidak memperoleh barang dari pedagang grosir tetapi dari pedagang tengkulak lokal.
Copyrights © 2024