Penambahan triasetin kedalam campuran biodisel dapat meningkatkan perfoma mesin pada semua aspek. Pembuatan trisetin diproses dengan proses esterifikasi dengan reaksi gliserol dan asam setat dengan dibantu katalis. Hal tersebut perlu adanya proses pemisahan pada proses. Adanya proses distilasi yang dimana memisahkan komponen-komponen penyusun dari suatu campuran berdasarkan titik didihnya sehingga menghasilkan produk yang baik. Selain itu rasio molar pada feed gliserol terhadap asam asetat juga akan memepengaruhi produk triasetin. Seperti tujuan yang dinginkan untuk mengetahui hasil optimum dari proses pembuatan triasetin sebelum dibuat dalam skala besar dengan mengatahui pengaruh dari rasio molar feed gliserol terhadap asam asetat. Sehingga perlu adanya proses simulasi dengan menggunakan software ChemCAD untuk menentukan kondisi operasi yang baik dengan hasil produk yang baik. Sebelum mensimulasi dengan menggunakan software ChemCAD perlu adanya perhitungan molar feed dengan menggunakan perbandingan gliserol terhadap asam asetat. Dari hasil dapat disimulasi, sehingga memperoleh data yang menyatakan wahwa kondisi optimum dihasilkan pada perbandingan molar feed gliserol terhadap asam asetat 1:7 dengan hasil jumlah 6,40 kg/jam dan nilai koversi sebesar 98,35%. Yang dimana semakin tinggi asam asetat semakin tinggi konsentrasi triasetin.
Copyrights © 2020