Di Indonesia perkembangan biodiesel mengalami kenaikan sehingga kebutuhan triasetin menjadi salah satu bahan bakar aditif. Triasetin dimanfaatkan untuk manaikkan nilai oktan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui suhu bottom column terhadap pemurnian triasetin dengan simulasi chemced. Dalam perancangan ini kemurnian produk triasetin sebagai bahan aditif minimal sebesar 99,8%. Maka pemurnian triasetin menjadi proses penting dalam produksi. Proses distilasi dipilih dalam pemurnian triasetin dari sisa reaktan maupun produk samping karena terdapat perbedaan volatilitas setiap komponennya. Sehingga agar memurnikan triasetin melalui proses distilasi yang didapatkaan kemurnian tinggi dengan mempertimbangkan jumlah produk dilakukan simulasi proses produksi triasetin menggunakan ChemCAD. Simulasi difokuskan pada penentuan suhu pada bottom product kolom distilasi dengan melakukan trial mulai dari suhu 255°C sampai suhu 269°C. Hasil yang didapatkan semakin tinggi suhu bottom product maka semakin tinggi kemurnian triasetin namun produk yang dihasilkan semakin sedikit. Sehingga dari simulasi yang talah dilakukan suhu bottom product dalam proses pemurnian triasetin sebesar 265°C dengan kemurnian 99,49% dan jumlah produk sebanyak 1617,71
Copyrights © 2020