Pakan ikan memiliki peran penting dalam proses pertumbuhan ikan. Pertumbuhan ikan dapat maksimal apabila jumlah pakan, kualitas pakan dan kandungan nutrisi dalam pakan ikan terpenuhi dengan baik khususnya ikan lele. Harga bahan baku pakan yang semakin tinggi menyebabkan harga pakan meningkat, sehingga untuk menekan harga pakan perlu dicari bahan baku lokal yang mudah didapat dan harga terjangkau. Salah satunya dengan memanfaatkan tepung tapioka sebagai bahan perekat untuk pakan ikan. Selain digunakan sebagai perekat dalam pakan ikan, penggunaan tepung tapioka juga memiliki kandungan nutrisi yang sesuai kebutuhan pertumbuhan pada ikan dan memiliki struktur yang kuat, kompak dan solid sehingga pakan tidak mudah mengalami kerusakan. Berdasarkan pernyataan tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh rasio tepung tapioka terhadap peningkatan kualitas pakan ikan lele. Pembuatan pakan ikan lele diawali dengan pencampuran tepung tapioka, tepung maggot, tepung jagung dan dedak agar menjadi pelet. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pencampuran bahan, pencetakan kemudia pengeringan. Adapun variasi tepung tapioka yang digunakan adalah 10%, 20%, 30%, dan 40%. Hasil analisis yang dilakukan pada penelitian ini menunjukkan bahwa pakan ikan lele dengan rasio tapioka sebesar 40% merupakan kualitas terbaik sesuai SNI 01-4087-2006 dengan nilai yang didapat pada kadar air 6%, kadar abu 7,08%, kadar protein 54% dan kadar lemak 27,19%.
Copyrights © 2024