Hubungan peran orang tua dengan pencapaian perkembangan kognitif pada anak pra sekolah di desa sumber karang dlanggu mojokertoPerkembangan adalah perubahan psikologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi psikis dan fisik pada diri anak, yang ditunjang oleh faktor lingkungan dan proses belajar menuju kedewasaan. Perkembangan kognitif sebagai salah satu pilar untuk menuju tahapan perkembangan yang multiple harus dicapai oleh setiap anak dengan optimal. Mulai usia pra sekolah adalah penting meletakkan stimulasi yang tepat melalui peran orang tua dalam pencapaian perkembangan anak. Dalam penelitian ini desain penelitian adalah analitik korelasional pendekatan crosssectional. Populasi adalah Seluruh orang tua yang mempunyai anak usia 4-5 th di Desa Sumber karang sebanyak 60 orang tua. Sampel diambil dengan memperhatikan kriteriainklisi sebagi berikut : bersedia jadi responden, pendidikan minimal SMP, yang dipilah dengan teknik simple random sampling. Variabel independent adalah peran orang tua. Variabel dependen adalah perkembangan kognitif anak usia pra sekolah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Peran dinilai dengan SKOR T, perkembangan dinilai dengan lembar observasi WPPI. Analisa data menggunakan uji spearman’s rho dengan α ≤ 0,05. Peran orang tua sebagian besar mempunyai peran negatif sebanyak 26 responden (57,8%). Pencapaian perkembangan kognitif anak pada tingkat Rata-rata sebanyak 25 responden (55,6%). Ada hubungan antara peran orang tua dengan pencapaian perkembangan kognitif pada anak usia prasekolah dengan r = 0,000. Tinggi rendahnya pencapaian perkembangan anak tidak hanya karena factor lingkungan tetapi utamanya karena peran orang tua dalam menjalankan tugas perkembangan dalam pengasuhan anak.Kata kunci : peran orang tua, perkembangan kognitif.
Copyrights © 2012