Fenomena atas realitas kesejarahan sosial orang (Aktor/Elit) tidaklah hadir begitu saja tanpa makna atau motif tertentu. Ia senantiasa berdialektika dengan dinamika jamannya dimanapun dan dengan situasi apapun dirinya, karena itu memungkinkan fenomenologi menelusuri dan mengungkapkan kebermaknaan tindakan sosial aktor tersebut. Tulisan ini menggunakan metode pustaka dengan tujuan menganalisis pokok pikiran Hermeneutika Gadamer dengan metode analisis Fenomenologi. Dimana analisis fenomenologi dapat digunakan untuk mengungkapkan makna kesejarahan pemahaman (historicity of understanding), Prasangka (prejudice), Kesadaran sejarah-efektif (effective-historical consciousness), penerapan (application) dan dialog antara penafsir sebagai Aku (I) dan teks/analog teks sebagai Engkau (Thou). Dengan menggunakan alat analisis fenomenologi yaitu; Deskripsi data, Reduksi, Menemukan korelasi antara noema dan noesis, Eiditic Reduction. Refleksi dan Rekonstruksi (Individual Critical Review) sebagai upaya Merekonstruksi makna dibalik fenomena yang diungkapkan.
Copyrights © 2024