Penelitian ini bertujuan untuk mempersiapkan karbon dari tempurung kemiri dengan proses karbonasi dan aktivasi KOH 1M yang digunakan untuk menjerap Fe2+ pada larutan. Proses aktivasi menghasilkan perubahan struktur dan gugus fungsi pada karbon aktif. Penelitian ini mempelajari pengaruh suhu karbonasi 800 0C dengan konsentrasi aktivator yaitu KOH 1M dengan waktu aktivasi 24 jam. Konsentrasi awal larutan mempengaruhi kapasitas adsorpsi karbon aktif, semakin besar konsentrasi awal larutan yaitu pada 5 mg/L maka kapasitas adsorpsi semakin besar. Adsorpsi optimum terjadi pada pH 7 dengan memberikan peningkatan penyerapan Fe2+ sebesar ± 7 mg/g dan waktu kontak 120 menit. Tinjauan kesetimbangan yang digunakan menggunakan model isoterm Langmuir dan Freundlich, dimana kesetimbangan yang paling cocok adalah model Isoterm Freundlich dengan nilai R2 = 0,9848 ; KF = 4,427; n = 3,475. Dapat disimpulkan bahwa karbon aktif tempurung kemiri mampu menyerap logam Fe2+ dalam larutan FeSO4.
Copyrights © 2019